Kamis, 12 Pebruari 2026
Bacaan Alkitab Setahun: Bilangan 13-16
Bilangan 13:31 (TB) Tetapi orang-orang yang pergi ke sana bersama-sama dengan dia berkata: "Kita tidak dapat maju menyerang bangsa itu, karena mereka lebih kuat dari pada kita."
Musa mengutus dua belas orang mengintai tanah Kanaan. Setelah empat puluh hari mereka pulang dan memberi laporan. Dua orang bersikap optimis tetapi sepuluh orang bersikap pesimis.
1. Sikap optimis
Kaleb dan Yosua bersikap optimis menyikapi keadaan di tanah Kanaan.
Bilangan 13:30 (TB) Kemudian Kaleb mencoba menenteramkan hati bangsa itu di hadapan Musa, katanya: "Tidak! Kita akan maju dan menduduki negeri itu, sebab kita pasti akan mengalahkannya!"
2. Sikap pesimis
Sementara jumlah yang mayoritas yaitu sepuluh orang bersikap pesimis.
Bilangan 13:31 (TB) Tetapi orang-orang yang pergi ke sana bersama-sama dengan dia berkata: "Kita tidak dapat maju menyerang bangsa itu, karena mereka lebih kuat dari pada kita."
Inti dari sikap pesimis adalah:
A. Tidak dapat maju menyerang bangsa itu.
B. Musuh lebih kuat.
Dari keduanya tergambar sikap ketakutan, keengganan untuk maju berperang karena cemas dan merasa dirinya tak berdaya sehingga tidak mampu menghadapi musuh. Bahkan menyebarkan kabar bohong tentang musuh dan memposisikan diri kerdil di hadapan musuhnya.
Bilangan 13:32 (TB) Juga mereka menyampaikan kepada orang Israel kabar busuk tentang negeri yang diintai mereka, dengan berkata: "Negeri yang telah kami lalui untuk diintai adalah suatu negeri yang memakan penduduknya, dan semua orang yang kami lihat di sana adalah orang-orang yang tinggi-tinggi perawakannya.
Bilangan 13:33 (TB) Juga kami lihat di sana orang-orang raksasa, orang Enak yang berasal dari orang-orang raksasa, dan kami lihat diri kami seperti belalang, dan demikian juga mereka terhadap kami."
Sikap pesimis tidak akan membawa kepada tujuan atau kemenangan. Pada akhirnya sepuluh orang pengintai gagal, hanya Kaleb dan Yosua yang diijinkan Tuhan memasuki tanah Kanaan.
Jangan ijinkan sikap pesimis meracuni pikiran dan hati kita. Sebesar apapun masalah dan tantangan yang kita hadapi, percayalah bahwa Tuhan jauh lebih besar dan bersama-Nya kita menjadi lebih daripada pemenang. Haleluya, Tuhan Yesus memberkati. (PBW)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar