Keharusan Bukan Pilihan


Senin, 9 Pebruari 2026

Bacaan Alkitab Setahun: Bilangan 4-6

Bilangan 4:28 (TB)  Itulah tugas kaum-kaum bani Gerson di Kemah Pertemuan. Mereka harus mengerjakan di bawah pimpinan Itamar, anak imam Harun itu.

Kaum Lewi adalah mereka yang dipanggil Tuhan untuk melayani peribadatan dan pemeliharaan Kemah Pertemuan. Mereka harus mengerjakan tugas-tugas yang diberikan di bawah pimpinan Itamar, anak imam Harun. Dalam hal ini kita melihat ada dua hal yang bisa kita pelajari bagi kita yang melayani Tuhan.

1. Mengerjakan setiap tugas yang dipercayakan.

Setiap tugas pelayanan yang diberikan adalah berguna untuk mendewasakan, meningkatkan tanggung jawab, mengembangkan potensi dan menjadi berkat bagi orang lain serta memuliakan Tuhan.
Sebab itu kita harus mengerjakan setiap tugas. Jangan memilih mengerjakan hanya tugas yang ringan dan mudah. Pelayanan yang maju dan berkembang dikerjakan oleh orang-orang yang menyadari bahwa tugasnya adalah keharusan dan bukan pilihan. Keharusan akan menaikkan komitmen sehingga pelayan Tuhan menjadi kuat, gigih dan tidak mudah menyerah. Sedangkan pilihan akan menghasilkan pelayan Tuhan yang "low commitment", lembek dan mudah menyerah menghadapi tantangan.

2. Tunduk kepada otoritas.

Kaum Lewi harus tunduk di bawah pimpinan Itamar, anak imam Harun. Penundukan diri terhadap otoritas adalah keharusan bukan pilihan. Penundukan diri akan meningkatkan loyalitas dan kerendahan hati. Sebaliknya keinginan mau bebas dan tidak terikat akan menghindari tanggung jawab dan menimbulkan kesombongan. Otoritas yang Tuhan tempatkan di atas kita adalah wakil Tuhan untuk membentuk dan mendewasakan kita.

Melalui renungan hari ini kita belajar untuk taat dan setia mengerjakan setiap tugas pelayanan dengan sukacita. Kita juga belajar untuk tunduk pada otoritas yang Tuhan tempatkan sehingga ada perlindungan rohani dan bimbingan dalam kehidupan kita. Dua hal tersebut kerjakanlah sebagai keharusan bukan pilihan sehingga kita menjadi pelayan Tuhan yang "high commitment" bukan "low commitment". Haleluya, Tuhan Yesus memberkati. (PBW)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages