Meninggalkan Zona Nyaman


Minggu, 5 Januari 2025

Bacaan Alkitab Setahun: Kejadian 13-15

Kejadian 13:2 (TB)  Adapun Abram sangat kaya, banyak ternak, perak dan emasnya. 

Abraham disebut sebagai bapa orang beriman. Kita bisa belajar dari iman Abraham yang percaya dan mengandalkan Tuhan dalam hidupnya.

1. Meninggalkan zona nyaman.

Secara materi Abram disebut sangat kaya, banyak ternak, perak dan emasnya. Ia sudah nyaman dengan bisnis dan kekayaannya. Ia tidak perlu lagi merintis hal yang baru, apalagi pergi ke suatu negeri yang belum diketahuinya.

Kejadian 12:1 (TB)  Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu; 

Pergi dari negerinya, dari kerabatnya dan rumahnya ke suatu negeri yang belum diketahuinya menunjukkan sikap dan keputusan Abram yang berani meninggalkan zona nyaman.

2. Percaya dan mengandalkan Tuhan.

Pada umumnya orang kaya mengandalkan kedudukan dan kekayaannya. Tetapi Abram percaya dan mengandalkan Tuhan. Sebab itu ketika Tuhan menyuruhnya pergi ke suatu negeri yang akan Tuhan tunjukkan, ia tanpa bertanya-tanya langsung taat.

Abram tidak mengandalkan kekayaannya, tetapi ia mengandalkan Tuhan. Seandainya saat ini Tuhan percayakan pekerjaan, jabatan dan harta ... maukah kita mengandalkan Tuhan? Apakah lebih mengutamakan pekerjaan atau agenda pribadi daripada Tuhan?

Yeremia 9:23-24 (TB)  Beginilah firman TUHAN: "Janganlah orang bijaksana bermegah karena kebijaksanaannya, janganlah orang kuat bermegah karena kekuatannya, janganlah orang kaya bermegah karena kekayaannya, 
tetapi siapa yang mau bermegah, baiklah bermegah karena yang berikut: bahwa ia memahami dan mengenal Aku, bahwa Akulah TUHAN yang menunjukkan kasih setia, keadilan dan kebenaran di bumi; sungguh, semuanya itu Kusukai, demikianlah firman TUHAN." 

Harta kekayaan bisa habis dalam sekejab seperti kisah Ayub, tetapi Tuhan adalah milik kita yang kekal. Puji syukur bila Tuhan berikan kekayaan dan pekerjaan tetapi jangan sampai menggantikan prioritas dan pengabdian kita kepada Tuhan. Haleluya, Tuhan Yesus memberkati. (PBW)




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages