Sabtu, 4 Januari 2025
Bacaan Alkitab Setahun: Kejadian 10-12
Kejadian 12:8 (TB) Kemudian ia pindah dari situ ke pegunungan di sebelah timur Betel. Ia memasang kemahnya dengan Betel di sebelah barat dan Ai di sebelah timur, lalu ia mendirikan di situ mezbah bagi TUHAN dan memanggil nama TUHAN.
Setelah Abram menerima panggilan Tuhan, ia bersama Sara berjalan sampai ke suatu tempat yaitu Sikhem di wilayah Kanaan (Kejadian 12:1-3).
Setelah itu ia membangun mezbah bagi Tuhan.
1. Mezbah menjadi perantara.
Abram membangun mezbah di tengah-tengah kota Betel dan kota Ai. Betel artinya Rumah Tuhan, sedangkan Ai artinya puing-puing atau berantakan.
Saat kita membangun mezbah bagi Tuhan, kita bisa berdoa syafaat bagi orang-orang yang hidupnya hancur dan berantakan. Inilah doa syafaat artinya doa bagi orang lain bukan bagi diri sendiri.
2. Memanggil nama Tuhan.
Pada saat Abram mendirikan mezbah ia memanggil nama Tuhan. Artinya Abram memiliki hubungan yang akrab sehingga berani memanggil nama Tuhan. Pada waktu itu nama Tuhan adalah kudus dan karena dosa tidak ada orang yang berani memanggil nama Tuhan.
Memanggil nama Tuhan juga memiliki arti berharap, menantikan dan mengandalkan Tuhan. Inilah sikap yang perlu kita bangun dalam menantikan janji Tuhan. Saat kita jatuh, dalam kesesakan dan penderitaan panggillah nama Tuhan. Tuhan mendengar dan akan menjawab doa dan pergumulan hidup kita.
Memulai tahun 2025 ini, marilah kita budayakan mendirikan mezbah yaitu hubungan pribadi dengan Tuhan. Dengan mendirikan mezbah kita bisa berdoa syafaat serta memanggil nama Tuhan. Imanuel, Tuhan Yesus memberkati. (PBW)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar