Memancarkan Berkat



Sabtu, 12 September 2020

Bacaan Alkitab Setahun: Yehezkiel 45-48

Yehezkiel 47:1 (TB)  Kemudian ia membawa aku kembali ke pintu Bait Suci, dan sungguh, ada air keluar dari bawah ambang pintu Bait Suci itu dan mengalir menuju ke timur; sebab Bait Suci juga menghadap ke timur; dan air itu mengalir dari bawah bagian samping kanan dari Bait Suci itu, sebelah selatan mezbah.

Tuhan menyingkapkan penglihatan tentang mata air yang mengalir menjadi sungai bersumber dari Bait Suci. Sungai tersebut menjadi berkat ke mana pun airnya mengalir.
Setiap kebenaran firman Tuhan selalu berkorelasi dan berbicara kepada kita. Kita akan belajar apa saja hikmat yang terkandung dalam ayat tersebut.

1. Bait Suci masa kini adalah tubuh kita.
Bait Suci masa kini bukanlah bangunan yang menjadi kediaman Allah melainkan tubuh kita. Dalam tubuh kita Allah tinggal oleh sebab itu kita harus menjaga kekudusan hidup kita.

1 Korintus 6:18-19 (TB)  Jauhkanlah dirimu dari percabulan! Setiap dosa lain yang dilakukan manusia, terjadi di luar dirinya. Tetapi orang yang melakukan percabulan berdosa terhadap dirinya sendiri.
Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, — dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?

2. Ambang pintu berbicara tentang "in-out" dalam hidup kita.
Segala sesuatu yang masuk dalam hidup kita akan mempengaruhi yang keluar (dampaknya) dari hidup kita.

A. Perhatikan semua yang masuk dalam hidup kita. Apakah kita mengijinkan semua termasuk hal-hal yang tidak berkenan kepada Tuhan masuk dalam tubuh kita? Orang yang takut akan Tuhan akan menjaga tubuhnya dari segala pencemaran jasmani dan rohani.
2 Korintus 7:1 (TB)  Saudara-saudaraku yang kekasih, karena kita sekarang memiliki janji-janji itu, marilah kita menyucikan diri kita dari semua pencemaran jasmani dan rohani, dan dengan demikian menyempurnakan kekudusan kita dalam takut akan Allah.

B. Apakah segala sesuatu yang keluar dari kita menjadi berkat?
Jika kita menjaga hidup kita dalam kebenaran dan kekudusan sesuai kehendak Allah, maka kehidupan kita akan memancarkan berkat bagi orang lain. Pikiran, perkataan dan perbuatan akan menjadi berkat dan nama Tuhan dimuliakan.

Efesus 4:29, 31 (TB)  Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia.
Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan.

Matius 5:16 (TB)  Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga."


Jadikanlah tubuh kita menjadi Bait Allah yang kudus dan memancarkan berkat bagi semua orang. Haleluya, greater blessing. (Ps.BW)




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages