Selasa, 6 Oktober 2026
Bacaan Alkitab Setahun: Zakharia 7-10
Zakharia 8:17 (TB)
“Janganlah merancang kejahatan dalam hatimu seorang terhadap yang lain dan janganlah mencintai sumpah palsu. Sebab semuanya itu Kubenci, demikianlah firman TUHAN.”
Tuhan tidak hanya memperhatikan apa yang kita lakukan di luar, tetapi juga apa yang kita rencanakan dan simpan di dalam hati. Seseorang mungkin terlihat baik di hadapan manusia, tetapi Tuhan mengetahui motivasi, pikiran, dan niat yang tersembunyi.
1. Jangan menyimpan niat buruk
Kejahatan sering kali dimulai dari hati sebelum menjadi tindakan. Rasa kecewa, iri, marah, atau sakit hati yang terus dipelihara dapat berubah menjadi keinginan untuk membalas.
Tuhan mengingatkan kita untuk tidak merancang kejahatan terhadap orang lain. Serahkan luka dan ketidakadilan kepada Tuhan, sebab Dia adalah Hakim yang adil.
2. Jaga hati dari kebencian
Apa yang terus kita simpan dalam hati pada akhirnya akan memengaruhi perkataan dan tindakan kita. Karena itu, jangan biarkan kebencian mendapat tempat terlalu lama.
Belajarlah mengampuni, bukan karena orang lain selalu layak mendapat pengampunan, tetapi karena Tuhan telah lebih dahulu mengampuni kita.
3. Jangan mencintai kebohongan
Tuhan juga membenci sumpah palsu—segala bentuk kebohongan, kepalsuan, dan perkataan yang sengaja digunakan untuk menipu orang lain.
Sebagai anak Tuhan, perkataan kita seharusnya dapat dipercaya. Kejujuran mungkin tidak selalu membuat kita terlihat unggul, tetapi kejujuran membuat hati kita berkenan kepada Tuhan.
4. Bangun kehidupan yang berkenan kepada Tuhan
Tuhan ingin umat-Nya hidup dalam kebenaran, kasih, dan ketulusan. Jangan hanya menjaga penampilan di hadapan manusia; jagalah juga kondisi hati ketika tidak ada seorang pun yang melihat.
Hati yang bersih akan menghasilkan kehidupan yang benar.
Doa:
“Tuhan, periksa dan sucikan hatiku. Jauhkan aku dari niat buruk, kebencian, kepalsuan, dan keinginan untuk membalas orang lain. Ajarku untuk mengampuni, berkata benar, dan hidup dengan hati yang tulus di hadapan-Mu. Biarlah perkataan dan perbuatanku menyenangkan hati-Mu. Dalam nama Yesus. Amin.”
Renungkan
Apa yang sedang kamu simpan di dalam hati yang sebenarnya perlu kamu serahkan kepada Tuhan hari ini?
Jika renungan ini memberkati Anda, bagikan kepada seseorang yang membutuhkan penguatan hari ini.
Selamat beraktifitas, Tuhan Yesus memberkati. (PBW)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar