Intimidasi Terhadap Gereja



Minggu, 12 Mei 2019

Bacaan Alkitab Setahun: Ezra 4-6

Ezra 4:4-5 (TB)  Maka penduduk negeri itu melemahkan semangat orang-orang Yehuda dan membuat mereka takut membangun. Bahkan, selama zaman Koresh, raja negeri Persia, sampai zaman pemerintahan Darius, raja negeri Persia, mereka menyogok para penasihat untuk melawan orang-orang Yehuda itu dan menggagalkan rancangan mereka.

Ketika orang-orang buangan telah kembali, mereka bersama-sama penduduk Yerusalem mulai membangun rumah Tuhan. Tetapi penduduk negeri itu (bukan umat Tuhan) mulai melemahkan semangat bahkan menyogok pejabat agar menggagalkan pembangunan rumah Tuhan.

Dari zaman Perjanjian Lama sampai saat ini, umat Tuhan (gereja) paling banyak mengalami intimidasi atau aniaya. Intimidasi yang timbul mulai dari ancaman hingga kekerasan fisik. Pembangunan dalam arti di sini bukan saja dalam arti pembangunan gedung tetapi juga pemberitaan Injil. Tetapi yang jelas, bila ada gereja yang akan membangun gedung langsung menghadapi intimidasi. Demikian juga gereja yang melakukan usaha penginjilan juga akan mengalami intimidasi, bahkan ancaman hukuman penjara.

Matius 11:12 (TB)  Sejak tampilnya Yohanes Pembaptis hingga sekarang, Kerajaan Sorga diserong dan orang yang menyerongnya mencoba menguasainya.

Mengapa dunia mengintimidasi atau menghambat perkembangan gereja?

1. Peperangan rohani.
Di mana ada pemberitaan Injil, iblis dan segala kekuatannya akan berusaha keras untuk menghalangi. Mereka sadar kalau banyak orang percaya kepada Tuhan Yesus, maka pengikut mereka akan berkurang. Yang paling diserang adalah gereja yang aktif memberitakan Injil. Tetapi gereja yang pasif, iblis tidak banyak melakukan perlawanan sebab gereja yang kompromi dengan dunia lama kelamaan menjadi mati.

2. Melemahkan iman orang percaya.
Orang Kristen yang tidak bersungguh-sungguh dalam iman akan lemah dan meninggalkan Tuhan bila terjadi intimidasi atau penganiayaan. Oleh sebab itu dunia yang dikuasai iblis akan menebar ancaman, ketakutan bahkan aniaya supaya iman orang Kristen menjadi lemah dan murtad.
Sebaliknya orang Kristen yang bersungguh-sungguh dalam iman, mereka akan semakin kuat dalam menghadapi intimidasi atau aniaya.
(2 Timotius 3:10-17)

Jangan takut menghadapi intimidasi terhadap imanmu. Kita sedang dalam peperangan rohani. Ketika kita teguh berdiri maka intimidasi dan aniaya justru akan membuat iman kita semakin kuat.
Selamat beribadah dan melayani Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. (Ps.BW)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages